skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Apa Pengaruh Penyakit Diabetes Terhadap Kehamilan? Berikut Penjelasannya !

Apa Pengaruh Penyakit Diabetes Terhadap Kehamilan? Berikut Penjelasannya !

Diabetes adalah penyakit yang disebabkan oleh terlalu tingginya kadar gula atau glukosa di dalam darah. Selain itu juga, diabetes disebabkan oleh pankreas yang tidak mengeluarkan insulin. Insulin inilah yang berguna untuk mengubah gula menjadi energi.

Karena kerja insulin yang tidak maksimal inilah, gula yang seharusnya diubah menjadi energi akan menumpuk di dalam darah. Keadaan ini akan semakin diperparah kalau ibu tidak menjaga pola makannya.

Diabetes memang kerap kali menyerang ibu hamil. Masalahnya, ketika hamil, penyakit ini juga bisa berpengaruh terhadap janin. Berikut ini risiko yang mungkin terjadi pada ibu hamil dengan penderita:

Risiko Penyakit Diabetes Pada Ibu hamil dan JaninRisiko Pada Ibu Hamil

  • Pre-eklampsia, yaitu sindrom yang ditandai dengan tekanan darah tinggi, kenaikan kadar protein di dalam urin (proteinuria), dan pembengkakan pada tungkai (edema).
  • Persalinan prematur
  • Cairan ketuban berlebihan (hidramnion).
  • Infeksi saluran kemih.
  • Infeksi vagina berupa keputihan karena jamur yang berulang.

Risiko Pada Janin

Apapun yang menjadi risiko pada calon ibu, janin pasti turut merasakan akibatnya. Berikut ini risiko pada janin:

  • Pertumbuhan yang terhambat
  • Lahir besar atau giant baby (makrosomia) sehingga harus dilahirkan secara caesar. Ini akibat janin menerima pasokan gula berlebih dari ibu, diubah menjadi protein dan lemak, sehingga membuatnya
  • Cacat bawaan, peluangnya 3 kali lebih besar dari kehamilan normal.
  • Meningkatnya kadar bilirubin.
  • Sindroma gangguan napas. Kelebihan insulin menghambat kerja hormon kortisol yang berfungsi mematangkan paru-paru janin.
    Akibatnya, paru-paru janin belum matang di usia 38 minggu.
    Risikonya, terjadinya sindroma gawat napas. Cegah dengan melakukan pemeriksaan air ketuban untuk memantau kematangan paru-paru janin.
  • Kekurangan glukosa dan kalsium.
  • Kelainan jantung.
  • Kelainan neurologik dan psikologik pada bayi di kemudian hari.
  • Kematian mendadak di kandungan (sudden death), akibat darahnya kekurangan oksigen dan kelebihan asam laktat. Ini risiko jika kadar gula darah ibu tidak terkontrol.

Untuk itu, diperlukan juga konsultasi dengan dokter jika ibu mengalami diabetes pada masa kehamilan. Hal ini bertujuan untuk menghindari risiko-risiko yang memungkinkan terjadi seperti diatas pada ibu dan janin.

Gejala-gejala diabetes Pada Kehamilan

  1. Sering buang air kecil

Sering buang air kecil juga akan dialami penderita diabetes, jika hal ini sering terjadi tidak ada salahnya Anda segera periksakan gejala awal ini untuk mendapatkan penanganan yang cepat.

  1. Berat badan semakin turun

Jika Anda mengalami penurunan berat badan yang cukup cepat dan signifikan, kemungkinan hal ini menjadi tanda awal penyakit diabetes. sebab turunnya berat badan sangat erat kaitannya dengan diabetes, hal ini dikarenakan glukosa tidak bisa di serap oleh tubuh.

  1. Meningkatnya nafsu makan

Ciri ciri diabetes selanjutnya dapat di lihat dari nafsu makan yang kian bertambah, agar fungsi sel dapat bekerja dengan baik, sehingga dibutuhkan asupan glukosa lebih banyak yang bersumber dari makanan. Akan tetapi makanan yang sudah ditelan tidak mampu masuk ke sel tubuh untuk proses metabolisme, itulah sebabnya mengapa perasaan lapar sering muncul.

  1. Gangguan penglihatan

Penderita diabetes 2 umumnya akan mengalami keluhan ini, penyebab penglihatan semakin tidak jelas atau kabur dikarenakan Kadar glukosa yang semakin meningkat, sehingga membatasi cairan pembuluh darah masuk ke mata, bahkan keadaan seperti ini bisa membuat lensa mata berubah bentuk. Namun Anda tidak perlu khawatir, ciri ciri seperti ini dapat kembali normal jika kadar gula darah semakin berkurang. Gejala awal ini akan tetap ada selama kadar gula darah masih tinggi.

  1. Sering Kesemutan/Mati rasa

Pada umumnya dari pengalaman beberapa orang, ciri ciri orang yang terkena diabetes biasanya akan mengalami ciri ciri seperti mati rasa. Gejala awal seperti ini harus diwaspadai karena bisa menjadi penyebab kerusakan pada serabut saraf. Beberapa bagian tubuh yang akan mengalami mati rasa biasanya kaki, tangan, dan jari, bahkan gejalanya seperti kesemutan.

  1. Infeksi Jamur

ciri diabetes seperti infeksi jamur umumnya dialami oleh wanita, bagi wanita yang positif menderita diabetes biasanya akan terinfeksi jamur yang muncul pada bagian mulut berupa sariawan atau infeksi pada v4gina yang disebabkan oleh jamur candida.

  1. Luka sulit sembuh

Dalam proses penyembuhan luka akan sulit bagi penderita diabetes, kadar gula darah yang berlebih akan menyerang kekebalan tubuh dan membuat sistem imun menjadi tidak normal, sehingga akan memakan waktu yang sangat lama untuk proses penyembuhan luka.

Cara Mencegah Diabetes Pada kehamilan

1. Kurangi Makan Berlemak

Makanan berlemak merupakan makanan yang dapat meningkatkan kadar gula atau glukosa di dalam darah, sehingga menimbulkan penyakit kecing manis, maka dari itu untuk mencegah penyakit diabetes kurangi makanan-makanan berlemak seperti junk food, jerohan dan masih banyak lagi.

tidak hanya anak kecil, bahkan ibu hamil juga perlu melakukan ini. bagi anda yang sedang hamil, lihat artikel peringatan dari kami tentang Waspada Ibu Hamil Saat Terkena Diabetes

2. Kurangi Makanan/Minuman Manis

Minuman atau minuman yang memiliki rasa manis mengandung banyak sekali glukosa atau gula, zat gula inilah yang menyebabkan penyakit kencing manis atau diabetes, maka dari itu untuk mencegah diabetes kurangi makanan atau minuman yang memiliki rasa manis.

3. Kurangi Porsi Makanan

Porsi makanan berlebih akan membuat seseorang mengalami kenaikan berat badan atau obesitas. Berat badan berlebih inilah yang dapat memicu timbulnya penyakit gula darah, nah jika Anda tidak ingin terserang penyakit diabetes kurangi porsi makanan setiap harinya.

4. Rajin Berolahraga

Olahraga sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh manusia, dengan berolahraga secara rutin maka berat badan akan stabil, selain itu dengan berolahraga secara rutin akan membantu menurunkan kadar gula dalam darah dan meningkatkan sensitivitas hormon insulin.

Sehingga dengan berolahraga secara rutin minimal 20 menit sehari dapat menjadi solusi tepat mencegah penyakit ini secara lebih efektif.

5. Utamakan Konsumsi Sayur

Jika Anda merupakan penggemar dari daging, maka kurangi konsumsi daging tersebut, karena daging dapat memicu munculnya penyakit diabetes, Anda dapat mengganti daging dengan mengonsumsi sayuran, dengan begitu Anda sudah melakukan pencegahan penyakit diabetes secara efektif.

Apa Itu DiabetCare?

DiabetCare adalah formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengatasi penyakit diabetes. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama puluhan tahun membuat DiabetCare banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

DiabetCare memiliki kandungan antibiotik alami yang mampu membersihkan racun dalam darah, memperbaiki sel-sel yang rusak (regenerasi sel), bersifat antipiretik, analgesic, dan diuretic. Sangat berkhasiat dan signifikan menurunkan gula darah.