skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Cara-Cara Diagnosis Penyakit Diabetes

Cara-Cara Diagnosis Penyakit Diabetes

Cara-Cara Diagnosis Penyakit Diabetes – Diabetes Melitus adalah gangguan metabolisme yang secara genetis dan klinis termasuk heterogen dengan manifestasi berupa hilangnya toleransi karbohidrat. Jika telah berkembang penuh secara klinis, maka diabetes melitus ditandai dengan hiperglikemi puasa dan postprandial, aterosklerotik dan penyakit vaskular mikroangiopati, dan neuropati.

Manifestasi klinis hiperglikemi biasanya sudah bertahun-tahun mendahului timbulnya kelainan klinis dari penyakit vaskularnya. Pasien dengan kelainan toleransi glukosa ringan (gangguan glukosa puasa dan gangguan toleransi glukosa) dapat tetap beresiko mengalami komplikasi.

Diabetes tipe 1 adalah jenis diabetes yang masalah utamanya terletak pada sedikitnya produksi insulin sehingga memang jenis diabetes ini dianggap juga sebagai kondisi ketergantungan insulin. Adapun gejala diabetes tipe 1 yang bisa dialami oleh seseorang di mana disebut juga dengan gejala klasik adalah:

– Cepat lelah.

– Sering merasakan lapar walau sudah makan.

– Penurunan berat badan yang cukup terbilang drastis.

– Dehidrasi alias cepat dan mudah haus walau sudah minum cukup.

– Sering buang air kecil di mana hal ini lebih dirasakan pada waktu malam hari.

– Gangguan pada penglihatan di mana pandangan mengabur yang disebabkan oleh bentuk lensa mata yang berubah.

Gejala-gejala tersebut sebaiknya tidaklah dianggap enteng karena bila dibiarkan akan mudah berkembang sehingga lebih parah dari sebelumnya. Hanya dalam hitungan minggu atau bisa juga beberapa hari saja, gejala bisa lebih buruk.

Demam tinggi, sakit perut, hilangnya nafsu makan, nafas yang aromanya seperti buah-buahan, muntah yang disertai mual lebih dulu, dan juga beratnya nafas dalam perlu dicurigai.

Untuk itulah Anda perlu melakukan diagnosis diabetes tipe 1.

  1. Tes Urine

Dalam banyak penyakit, tes urine adalah salah satu yang biasanya paling wajib dalam metode diagnosa untuk ditempuh oleh pasien. Tes urine ini perlu dan bakal disarankan juga oleh dokter supaya sampel urine dapat diuji. Pengujian atau pengetesan bertujuan untuk memeriksa kandungan glukosa.

Kondisi yang normal biasanya akan menunjukkan bahwa glukosa tidaklah terkandung di dalam urine. Tapi glukosa berkemungkinan menimbun dan akhirnya mengalir ke ginjal dan urine pada pasien yang memang mengidap diabetes. Tak hanya kandungan glukosa saja, kandungan keton pun diperiksa oleh dokter melalui tes urine tersebut.

  1. Tes Darah

Selain dari tes urine, jelas tes darah adalah metode diagnosa wajib lainnya yang akan membantu pasien untuk menemukan jawaban akan kadar gula darahnya. Seperti halnya sampel urine, sampel darah bakal digunakan untuk mengetahui kadar glukosa. Dan oleh karena itulah, pasien biasanya diminta untuk puasa lebih dulu.

Puasa ini perlu dilakukan selama 8-12 jam lamanya dan pagi harinya barulah Anda melakukan tes darah tersebut. Sesudah pelaksanaan tes darah, pasien biasanya akan diberi 1 gelas minuman dengan gula berkadar tertentu. Tak perlu takut atau khawatir karena minuman tersebut tak akan berkadar gula tinggi karena sudah ditentukan oleh ahlinya.

  1. Tes HbA1c

Tes ini pun termasuk penting untuk para penderita diabetes tipe 1 bila sudah mulai merasakan gejala-gejala yang cukup kurang wajar. HbA1c juga disebut dengan istilah Hemoglobin A1c di mana ini merupakan sebuah komponen minor yang memang masih berasal dari hemoglobin yang memiliki ikatan dengan glukosa.

Hb1Ac sendiri juga terkadang dikenal dengan istilah glikosilasi atau hemoglobin glikosilasi di mana pemeriksaannya akan meliputi pemeriksaan darah. Tes ini terbilang penting untuk mengecek tingkat kebaikan dan efektivitas pengobatan terhadap diabetes. Bila Anda ingin mengetahui rata-rata hasil dari kadar gula darah 2-3 bulan terakhir, maka tes ini akan membantu Anda.

Apa Itu DiabetCare?

 DiabetCare adalah formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengatasi penyakit diabetes. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama 15 tahun membuat DiabetCare banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

DiabetCare memiliki kandungan antibiotik alami yang mampu membersihkan racun dalam darah, memperbaiki sel-sel yang rusak (regenerasi sel), bersifat antipiretik, analgesic, dan diuretic. Sangat berkhasiat dan signifikan menurunkan gula darah.