skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Gejala Dan Jenis Sakit Diabetes Melitus

Gejala Dan Jenis Sakit Diabetes Melitus

Gejala Dan Jenis Sakit Diabetes Melitus – Diabetes adalah penyakit dimana seseorang mengalami peningkatan gula darah yang naik, akibat dari beberapa faktor. Dan penyakit ini sering disebut dengan penyakit kencing manis. Orang yang mengalami penyakit ini kebanyakan pada usia yang sudah biasa, dan penyakit ini salah satu penyebabnya bisa bersifat turun menurun dari anggota keluarga.

Biasanya orang yang mengalami penyakit ini, yang bersifat turun menurun yang kemungkinan sangat sulit untuk disembuhkan. tetapi ada penyebab diabetes lain, yang harus kalian ketahui, dan penyebabnya adalah makanan dan minuman yang memiliki gula tinggi.

Jenis jenis penyakit diabetes melitus adalah:

  • Jenis Penyakit Diabetes Tipe 1

Adalah penyakit autonoum  yang berkembang pada anak-anak atau orang dewasa dibawah umur 30 tahun. Orang yang mengidap diabetes tipe 1 ini harus menerima suntikan insuolin agar dapat terus hidup.

  • Jenis Penyakit Diabetes Tipe II

Jenis diabetes gestasional, diabetes yang biasanya diidap wanita selama masa kehamilan. Jenis diabetes ini berkembang pada masa dewasa. Penyakit ini karena kurangnya produksi insulin atau penggunaan insulin yang kurang efektif dalam tubuh.

Gejala Diabetes

  1. Selalu Merasa Lapar

Awal diabetes sering ditandai dengan rasa lapar yang berlebihan. Bahkan jika sebelumnya memang Anda memiliki jadwal makan yang teratur. Kondisi ini sebenarnya disebabkan karena tubuh merubah makanan menjadi kadar gula dalam darah dalam waktu yang sangat cepat.

Sementara tubuh tidak memiliki insulin atau sel pada tubuh tidak mampu menerima insulin yang dihasilkan pankreas. Karena itu perut akan merasa lebih lapar dari biasanya.

  1. Tubuh Sangat Lelah

Ketika tubuh membutuhkan makanan dalam jumlah yang lebih banyak seharusnya tubuh juga mendapatkan energi dari sumber makanan tersebut. Namun hal ini berkebalikan karena cadangan gula dalam darah sama sekali tidak bisa diserap menjadi energi karena tidak ada insulin yang merubahnya.

Tubuh tidak memiliki cadangan jumlah insulin yang cukup atau ada insulin yang cukup tapi tubuh menolaknya. Kondisi inilah yang membuat tubuh akan terasa sangat lelah meskipun Anda juga merasa sangat lapar.

  1. Sering Buang Air Kecil

Buang air kecil untuk tubuh yang normal rata-rata hanya sekitar lima hingga delapan kali dalam sehari. Namun untuk penderita diabetes maka akan buang air lebih dari jumlah itu. Kondisi ini sering menyebabkan penderita diabetes merasa frustasi.

Hal ini disebabkan karena seharusnya tubuh akan menyerap glukosa yang sudah masuk ke dalam ginjal. Namun ketika kadar gula dalam darah yang terlalu tinggi maka akan membuat semua proses itu tidak terjadi. Jadi semua hasil metabolisme kadar gula dalam tubuh akan keluar dari tubuh setelah melewati ginjal.

  1. Sering Merasa Haus

Selain merasa buang air kecil yang lebih sering maka diabetes sering ditandai dengan rasa haus yang berlebihan.

Kondisi ini memang masih  berhubungan karena ketika ada banyak cairan yang keluar dari tubuh bersama dengan urin,maka tubuh Anda juga memerlukan cairan yang lebih banyak. Semakin sering Anda merasa haus maka berarti kadar gula dalam darah juga akan semakin tinggi.

  1. Mulut Terasa Kering

Mulut terasa sangat kering sering menjadi pertanda awal untuk diabetes baik tipe 1 maupun tipe 2. Kondisi ini sebenarnya dipengaruhi dari keadaan ketika tubuh terlalu buang air kecil dalam waktu yang sangat sering, kemudian juga merasa haus berlebihan.

Jika tubuh tidak menerima cairan dalam waktu yang cepat maka mulut akan terasa sangat kering. Bahkan produksi air liur juga akan mengalami masalah. Seringkali penderita diabetes yang masuk tahap awal juga mengalami dehidrasi karena kurang cairan.

  1. Nyeri Sendi

Rasa tidak nyaman dan sakit pada bagian sendi akan terjadi pada diabetes tahap awal. Rasa nyeri dan tidak nyaman paling sering terjadi pada bagian kaki atau sendi yang berhubungan langsung dengan kaki.

Hal ini bisa disebabkan karena kadar gula yang sangat tinggi dalam darah ternyata telah memberikan efek kepada syaraf secara langsung. Jika tidak mendapatkan perawatan yang tepat maka bisa menyebabkan kerusakan syaraf yang cukup parah.

  1. Mati Rasa

Mati rasa yang terjadi pada kaki dan tangan sering diawali dengan gejala seperti sering kesemutan. Beberapa orang yang memiliki gangguan kolesterol tinggi sering menganggap ini kondisi yang sama.

Tapi ternyata mati rasa adalah salah satu kondisi yang diakibatnya karena syaraf dalam kaki dan tangan sudah tidak bekerja dengan baik. Perubahan kadar gula dalam darah merubah sistem kerja syaraf sehingga menyebabkan kerusakan.

  1. Berat Badan Menurun Drastis

Pada penderita diabetes tahap awal biasanya mudah dikenali dengan berat badan yang menurun dengan sangat drastis. Hal ini disebabkan karena tubuh tidak mendapatkan energi dari makanan yang sudah masuk ke dalam tubuh.

Terlalu banyak kadar gula dalam tubuh sehingga menyebabkan tubuh tidak mendapatkan cadangan energi sesuai kebutuhan. Setelah itu tubuh akan berusaha menggunakan energi dari cadangan lemak dan masa otot. Kondisi ini tidak bisa dirubah meskipun penderita diabetes selalu ingin makan dalam jumlah yang banyak.

  1. Mual

Mual menjadi gangguan yang paling sering terjadi pada penderita diabetes. Rasa mual yang terjadi bahkan bisa sepanjang hari dengan pemicu yang tidak jelas. Kondisi ini sebenarnya terjadi ketika tubuh melakukan pembakaran untuk mendapatkan energi dari cadangan lemak.

Namun ternyata hasil pembakaran lemak ini menghasilkan senyawa keton yang bisa masuk ke dalam aliran darah. Efek dari proses ini adalah rasa mual yang berlebihan.

  1. Kulit Terasa Gatal

Cairan dalam tubuh memiliki peran yang sangat besar termasuk untuk sistem metabolisme yang berjalan dengan cepat. Namun dalam kondisi tertentu maka kekurangan cairan juga akan membuat kulit menjadi lebih kering.

Reaksi yang paling sering terjadi adalah kulit akan terasa sangat gatal, kemudian Anda menjadi lebih mudah menggaruk dan bisa menimbulkan luka. Gatal bisa terjadi pada semua bagian tubuh namun yang paling sering pada bagian sela-sela jari kaki dan tangan.

  1. Penglihatan Ganda/Kabur

Cairan dalam tubuh ternyata juga berpengaruh untuk bagian mata. Sebenarnya ketika gejala diabetes seperti terlalu sering buang air kecil maka ada perubahan tingkat cairan dalam tubuh.

Kondisi ini kemudian akan membuat perbedaan tekanan pada bagian lensa mata. Lensa mata akan menjadi lebih bengkak sehingga menyebabkan lensa mata tidak bisa menangkap gambar dengan jelas. Hal inilah yang membuat mata seperti melihat benda ganda atau kabur.

  1. Infeksi Jari Kaki dan Tangan

Infeksi pada bagian jari kaki dan tangan paling sering terjadi pada gejala awal diabetes. Jika kondisi gula darah cukup tinggi maka ada jamur yang mudah mengenai tubuh.

Jamur ini akan memakan gula darah secara langsung sehingga sering menyebabkan luka yang mudah berkembang pada bagian jari kaki dan tangan. Tanda awal dari infeksi yang sering ditemukan misalnya adalah kulit lecet dan kulit mengelupas sendiri.

  1. Infeksi Dibawah Payudara

Bagi perempuan yang terkena diabetes maka sering merasa tidak nyaman dibagian bawah payudara. Kondisi ini sering ditandai dengan rasa gatal yang berlebihan terutama di lipatan bawah payudara.

Bagi orang yang memiliki badan gemuk maka rasanya bisa menjadi lebih parah. Terkadang rasa gatal yang parah memicu jamur yang mudah tumbuh dan bisa menyebabkan infeksi yang berat.

  1. Infeksi Organ Intim

Infeksi di sekitar bagian organ intim hampir sama seperti infeksi yang menyerang pada bagian bawah payudara. Kondisi ini disebabkan karena infeksi yang terjadi akibat jamur yang berkembang.

Perubahan cairan tubuh juga sangat berpengaruh karena kulit menjadi lebih kering sehingga tampak sangat bersisik. Kondisi ini bisa menandakan kadar gula darah yang cukup tinggi.

Apa Itu DiabetCare?

DiabetCare adalah formula herbal dengan harga ekonomis yang dapat mengatasi penyakit diabetes. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama puluhan tahun membuat DiabetCare banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

DiabetCare memiliki kandungan antibiotik alami yang mampu membersihkan racun dalam darah, memperbaiki sel-sel yang rusak (regenerasi sel), bersifat antipiretik, analgesic, dan diuretic. Sangat berkhasiat dan signifikan menurunkan gula darah.